Iran Ancam Gempur Israel Lagi
Rizki Rivaldi - Rabu, 17 Juni 2026 14:20 WIB
Gambar Ilustrasi
Teheran – Iran kembali mengancam akan melancarkan serangan terhadap Israel apabila militer Israel terus melakukan operasi dan serangan di Lebanon. Peringatan itu disampaikan oleh Markas Besar Militer Khatam al-Anbiya di tengah rapuhnya upaya perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat.
Dalam pernyataannya, Iran menegaskan bahwa jika serangan Israel di Lebanon Selatan tidak dihentikan, angkatan bersenjata Iran siap memberikan respons yang lebih keras. Khatam al-Anbiya menilai Israel telah berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata dan terus melanjutkan operasi militer di wilayah Lebanon.
Ancaman tersebut muncul di tengah upaya penyelesaian konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Sejumlah laporan menyebut kedua negara sedang mempersiapkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mengakhiri eskalasi konflik di kawasan, termasuk perang yang melibatkan Lebanon. Namun, keberlanjutan operasi militer Israel di Lebanon dinilai dapat mengganggu proses tersebut.
Sebelumnya, Iran juga pernah meluncurkan serangan rudal ke Israel setelah menuduh Tel Aviv melampaui "garis merah" melalui serangan terhadap Beirut dan wilayah Lebanon Selatan. Teheran menegaskan bahwa serangan lanjutan terhadap Lebanon dapat memicu aksi balasan baru terhadap Israel.
Sementara itu, pemerintah Israel menyatakan akan tetap mempertahankan operasi keamanannya di Lebanon dan memperingatkan bahwa setiap serangan dari Iran akan dibalas dengan kekuatan penuh. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ketegangan di kawasan Timur Tengah dapat kembali meningkat meski berbagai upaya diplomatik sedang berlangsung. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Bersiap Dibuka Kembali
Iran Tutup Total Selat Hormuz, Ancam Targetkan Semua Kapal yang Melintas
Iran Peringatkan AS Tinggalkan Teluk Persia Usai Serangan Udara di Dekat Selat Hormuz
Iran dan Israel Saling Serang, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memanas
Trump Memperkirakan Kesepakatan Damai dengan Iran dalam Pekan Depan
Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel
Komentar