Sentimen Global Menghangat, IHSG Menguat dan Investor Mulai Geser Portofolio
Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menyarankan investor menunggu penguatan di atas level 6.300 sebelum melakukan average up karena masih ada potensi volatilitas dari keputusan MSCI dan FTSE Russell.
Dari global, perhatian pasar tertuju pada hasil pertemuan FOMC Amerika Serikat. Survei menunjukkan 55 persen fund manager memperkirakan The Fed tetap bersikap hawkish, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga AS dalam 12 bulan meningkat menjadi 40 persen.
Survei Global Fund Manager Bank of America juga menunjukkan investor mulai menggeser portofolio ke arah yang lebih defensif dengan mengurangi eksposur saham global dan teknologi, serta meningkatkan alokasi ke pasar Jepang, sektor material, dan perbankan.
Sementara itu, harga minyak dunia melemah di tengah rencana kesepakatan AS–Iran yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, pemerintah Indonesia menyiapkan penerbitan Panda Bonds untuk memperkuat rupiah dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. (*)
BRI Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback Saham
IHSG Dibuka di Zona Merah, Saham Teknologi Justru Melonjak
Asing Catat Net Sell Rp1,46 Triliun di Sesi I, Saham Bank Besar Dilepas
Dasco Kumpulkan Bos Himbara hingga Danantara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN
IHSG Dibuka Menguat, Seluruh Sektor Bergerak di Zona Hijau