Sekda Pijay Hadiri Pelatihan Pembuatan Genteng di Kecamatan Ulim
Hasballah - Rabu, 17 Juni 2026 21:04 WIB
Pidie Jaya -Bupati Pidie Jaya yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH, menghadiri pelatihan pembuatan genteng bagi pengrajin bata dalam rangka pemanfaatan material sisa banjir pascabencana hidrometeorologi. Kegiatan tersebut berlangsung di Pabrik Bata Gampong Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim, Minggu (14/6/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI itu turut dihadiri Asisten Deputi Pembangunan Infrastruktur Fisik BNPP RI Amrullah M. Ridha, M.Sc, Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya, Wakapolres Pidie Jaya, Pabung Kodim, perwakilan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya, Sekretaris Disperindagkop UKM, serta Camat Ulim.
Sebanyak 23 pelaku usaha dan pengrajin batu bata mengikuti pelatihan tersebut dengan narasumber dari Koperasi Genteng Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Asisten Deputi Pembangunan Infrastruktur Fisik BNPP RI, Amrullah M. Ridha, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan material sisa banjir agar memiliki nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Selain mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, kegiatan tersebut juga bertujuan mendorong lahirnya pelaku usaha baru melalui pengembangan keterampilan produksi genteng berbahan baku tanah liat.
Menurutnya, kehadiran narasumber dari Koperasi Genteng Majalengka diharapkan mampu mentransfer pengalaman dan pengetahuan praktis kepada peserta sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi.
Sementara itu, Sekda Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada BNPP RI atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Pidie Jaya. Ia menilai pelatihan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat pascabanjir melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.
"Kami berharap setelah pelatihan ini lahir pelaku-pelaku usaha genteng baru yang mampu memanfaatkan material sisa banjir menjadi produk bernilai ekonomi. Selain mendukung kebutuhan pembangunan pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi, program ini juga diharapkan membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan," ujar Munawar.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan pascabencana, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
HUT Pidie Jaya Ditutup, Ustad Habibi An Nawawi Tampil Memukau
Wakil Bupati Pidie: Tahun Baru Islam, Perkuat Fondasi Keagamaan dan Silaturahmi
9 Tokoh Pemekaran dan Pembangunan Pidie Jaya Diapresiasikan Pemerintah Daerah
Berkah HUT Pijay dan 1 Muharam, Bupati bersama Forkopimda Serahkan Penghargaan
Ini Alasan Bupati Pidie Nonaktifkan Dua Kepala SKPK
Malam Puncak HUT ke-19 Pidie Jaya, Tokoh Pemekaran dan Pembangunan Terima Penghargaan
Komentar