Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun

Rizki Rivaldi - Sabtu, 13 Juni 2026 14:05 WIB
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun
id.wikipedia.org
Banda Aceh – Mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. H. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dalam usia 86 tahun. Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit dan keluarga.

Direktur RSUDZA, Muhazzar, membenarkan bahwa Abu Doto menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis. Sebelumnya, mantan orang nomor satu di Aceh itu memang sempat beberapa kali dirawat akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Jenazah almarhum direncanakan dimandikan di RSUDZA sebelum dibawa ke rumah duka di kawasan Geuceu, Banda Aceh. Selanjutnya, jenazah akan dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman usai Salat Ashar dan kemudian diberangkatkan ke Kabupaten Pidie untuk dimakamkan di Trubue, Kecamatan Mutiara.

Kepergian Abu Doto menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Selain dikenal sebagai tokoh perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), ia juga merupakan salah satu figur penting dalam proses perdamaian Aceh dan pembangunan daerah pascakonflik. Setelah kembali ke Aceh pascaperdamaian, ia terpilih sebagai Gubernur Aceh dan memimpin provinsi tersebut pada periode 2012–2017.

Selama masa kepemimpinannya, Zaini Abdullah dikenal mendorong berbagai program pembangunan, termasuk pengembangan kawasan Masjid Raya Baiturrahman yang kini menjadi salah satu ikon religi dan wisata Aceh.

Kepemimpinannya berlangsung pada masa strategis ketika Aceh terus berbenah pascatsunami dan pascaperdamaian.
Lahir di Beureunuen, Kabupaten Pidie, pada 24 April 1940, Zaini Abdullah memiliki latar belakang sebagai dokter sebelum terjun ke dunia perjuangan dan politik. Kiprahnya yang panjang menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Aceh modern.

Wafatnya Abu Doto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat Aceh yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, dekat dengan rakyat, dan memiliki peran besar dalam perjalanan sejarah daerah tersebut. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru