Lantik 31 Keuchik Terpilih, Ini Pesan Bupati Pidie Jaya
Meureudu – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 31 keuchik hasil Pemilihan Keuchik Serentak Tahun 2026 untuk masa jabatan 2026–2032. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Cot Trieng I Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (13/7/2026) malam.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Pidie Jaya Nomor 230 Tahun 2026 tentang Pengesahan Keuchik Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Keuchik serta Peraturan Bupati Pidie Jaya Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Keuchik.
Pelantikan ini menjadi tahapan akhir dari rangkaian Pemilihan Keuchik Serentak 2026 sekaligus memberikan kepastian hukum atas hasil pemilihan. Selain itu, pelantikan juga memastikan roda pemerintahan gampong tetap berjalan tanpa kekosongan kepemimpinan sehingga pelayanan publik, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat dapat terus berlangsung secara optimal.
Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi mengingatkan para keuchik yang baru dilantik agar menjadikan amanah rakyat sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan semangat pengabdian.
Menurutnya, keuchik merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka dituntut mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, adil, transparan, sekaligus mengelola dana gampong secara akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bupati juga mengajak seluruh keuchik untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan dan mulai merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi dengan Tuha Peut, aparatur gampong, ulama, tokoh adat, pemuda, serta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
"Setelah pelantikan ini tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah semangat bekerja bersama membangun gampong. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar aspirasi, menyelesaikan persoalan, serta melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat," tegas Sibral.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, para asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, para camat, Ketua Tuha Peut, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para keuchik yang dilantik.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kepemimpinan baru di 31 gampong mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa yang lebih maju, memperkuat pelayanan publik, meningkatkan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan gampong yang profesional, bersih, transparan, dan berdaya saing.
Dengan dilantiknya para keuchik tersebut, diharapkan pembangunan berbasis gampong dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya. (*)
Sekda Munawar Ibrahim Resmi Pimpin KORPRI Pidie Jaya, Siap Perkuat Profesionalisme ASN
Kemenag Pidie Jaya Dukung Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Madrasah di Hari Pertama Sekolah
Pemkab Pidie Jaya Terbitkan SE GAMAS, Bupati Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Bupati dan Wabup Pidie Jaya Jemput Dukungan Pusat, Percepat Pemulihan Kesehatan dan Pendidikan Pascabanjir
Relawan Tagana Muda Pidie Jaya Garda Terdepan Penanggulangan Bencana