Walikota Langsa Buka Multikultur Festival 2026, Perkuat Harmoni dalam Keberagaman
Edy Syarifuddin - Minggu, 19 Juli 2026 10:52 WIB
Langsa - Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra resmi buka Multikultur Festival 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Lindung Kota Langsa, Sabtu (18/7/2026).
Mengusung tema "Pemberdayaan Ruang Publik" festival ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat persatuan dalam keberagaman sekaligus mendorong pemanfaatan ruang publik sebagai pusat aktivitas budaya, sosial, ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan.
Walikota mengapresiasi seluruh panitia, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, relawan dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan festival ini.
"Multikultur Festival bukan sekadar perayaan seni dan budaya tetapi juga simbol persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan Kota Langsa. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah," ujar Walikota.
Ditegaskannya, hutan lindung kota langsa memiliki peran strategis sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi tetapi juga menjadi pusat edukasi, rekreasi, kreativitas masyarakat serta penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Ruang publik harus menjadi tempat bertemunya ide, budaya, kreativitas dan inovasi. Dari ruang publik yang dikelola dengan baik kita dapat memperkuat UMKM, industri kreatif dan pariwisata daerah," tambahnya.
Melalui festival ini, Pemerintah Kota Langsa berharap kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh, persaudaraan lintas suku, agama dan budaya semakin erat serta Kota Langsa semakin dikenal sebagai kota yang harmonis, inklusif dan berbudaya.
Sementara Ketua Pelaksana Dr. Mufti Riyani menjelaskan, langsa multikultur festival 2026 merupakan implementasi program dana indonesiana kementerian kebudayaan republik indonesia melalui hibah kategori perorangan dalam skema pendayagunaan ruang publik.
Mengangkat tema "Langsa : Sejarah, memori kolektif dan seni budaya", festival ini melibatkan berbagai komunitas budaya di Kota Langsa dan menghadirkan beragam pertunjukan, mulai dari seni tutur, tari, vokal, seni lukis, pembacaan puisi, penulisan sastra hingga berbagai ekspresi seni lainnya sebagai wujud pelestarian budaya dan penguatan kolaborasi masyarakat.(esy).
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Sediakan Makanan Ringan Plus Air Mineral Bagi Masyarakat
Walikota Langsa Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Festival Santri Dala'il Khairat Meuseuraya ke-2 di Langsa Resmi Dibuka
Kabur hingga Aceh Tamiang, Terduga Pelaku Dugaan Pelecehan Anak Berhasil Diamankan
Walikota Langsa Lantik Mohammad Khoiri Sebagai Anggota KIP Langsa
Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II
Komentar