Bupati Pidie Jaya Kukuhkan 60 Taruna Muda Siaga Bencana, Perkuat Ketangguhan Gampong Hadapi Bencana

Hasballah - Senin, 29 Juni 2026 20:03 WIB
Bupati Pidie Jaya Kukuhkan 60 Taruna Muda Siaga Bencana, Perkuat Ketangguhan Gampong Hadapi Bencana
Pidie JayaBupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., secara resmi mengukuhkan 60 Taruna Muda Siaga Bencana sebagai kader muda yang akan menjadi garda terdepan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Pengukuhan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kecamatan Meurah Dua, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang difasilitasi Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pidie Jaya.

Sebanyak 60 pemuda dan pemudi yang berasal dari 19 gampong di Kecamatan Meurah Dua telah mengikuti pembekalan, pelatihan, dan pendidikan dasar kebencanaan. Mereka dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki semangat kemanusiaan, disiplin, kepedulian sosial, serta kemampuan dasar dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan amanah dan tanggung jawab besar bagi para Taruna Muda untuk menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat.

"Taruna Muda Siaga Bencana adalah harapan daerah. Jadilah generasi yang tangguh, sigap, berani, dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Pengabdian kepada sesama merupakan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga," ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh Taruna Muda Siaga Bencana untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga kekompakan, serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan.

Menurutnya, pengukuhan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam memperkuat ketangguhan masyarakat melalui pemberdayaan generasi muda. Dengan hadirnya Taruna Muda Siaga Bencana, diharapkan setiap gampong memiliki kader yang mampu melakukan edukasi, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga membantu proses tanggap darurat apabila terjadi bencana.

Selain membangun kesiapan menghadapi bencana, program tersebut juga bertujuan menanamkan jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

"Siaga bukan karena bencana telah datang, tetapi karena kita telah siap sebelum bencana terjadi. Taruna Muda Siaga Bencana adalah simbol keberanian, kepedulian, dan pengabdian untuk Pidie Jaya yang lebih tangguh, lebih aman, dan lebih siap menghadapi masa depan," tutup Bupati. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru