Bupati Pidie Jaya Hadiri Pembukaan MTQ ke-58 Wilayah I YPI Darussa'adah Aceh

Hasballah - Sabtu, 27 Juni 2026 15:51 WIB
Bupati Pidie Jaya Hadiri Pembukaan MTQ ke-58 Wilayah I YPI Darussa'adah Aceh
Pidie JayaBupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., menghadiri pembukaan Ekstrakurikuler Milad dan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-58 Antar Wilayah I Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussa'adah Aceh di Kompleks YPI Asjadi Darussa'adah Kayee Raya, Kecamatan Bandar Baru, Jumat (26/6/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pidie Jaya, drh. Muzakkir, M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Juni 2026 itu diikuti ratusan santri dari 40 unit dayah YPI Darussa'adah yang berada di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Ajang tersebut menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan, serta mengembangkan bakat, prestasi, dan karakter santri melalui berbagai cabang perlombaan keislaman.

Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi mengapresiasi konsistensi YPI Darussa'adah dalam membina generasi muda melalui pendidikan dayah yang tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga pembentukan akhlak, kepemimpinan, dan semangat persatuan.

Menurutnya, kegiatan MTQ dan ekstrakurikuler ini merupakan sarana strategis untuk melahirkan generasi Qurani yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

"Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mendukung penuh pengembangan pendidikan dayah sebagai fondasi mencetak sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan umat," ujar Bupati.

Ia berharap seluruh peserta menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan, memperluas silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.

Bupati juga berpesan agar para santri terus mencintai Al-Qur'an, menjaga tradisi keilmuan dayah, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

"Teruslah belajar, berkarya, dan menjaga akhlak, karena santri adalah aset umat dan harapan masa depan bangsa," pesannya. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru